cara menggoreng ikan agar tidak meletup | foto ilustrasi: Gemini AI
Brilio.net – Menggoreng ikan seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang. Masalah utamanya klasik: cipratan minyak panas yang bisa melukai kulit dan mengotori area dapur. Fenomena “minyak meletup” ini sebenarnya dipicu oleh kandungan air atau udara yang terjebak di dalam daging ikan atau sisa cucian yang bereaksi mendadak saat bertemu minyak panas.
Namun, kamu tidak perlu lagi menggunakan tutup panci sebagai perisai. BrilioFood mengutip tips dari akun TikTok @trihartatiiii, ada satu bahan dapur sederhana yang efektif meredam agresivitas minyak: Tepung Terigu.
Mengapa Tepung Terigu Efektif?
Tepung terigu bekerja sebagai agen penyerap kelembapan. Saat ditaburkan ke minyak panas, partikel tepung akan mengikat sisa-sisa molekul air yang ada di dalam wajan maupun yang keluar dari pori-pori ikan. Hal ini membuat transisi suhu menjadi lebih stabil sehingga letupan minyak dapat diredam secara signifikan.
Panduan Langkah Demi Langkah Menggoreng Ikan yang Aman
Ikuti prosedur berikut untuk pengalaman memasak yang lebih tenang:
1. Panaskan Minyak: Tuangkan minyak goreng secukupnya ke wajan. Gunakan api sedang dan tunggu hingga minyak benar-benar panas (jangan memasukkan ikan saat minyak masih hangat karena akan membuat ikan lengket).
2. Taburkan “Bahan Rahasia”: Ambil sejumput tepung terigu, lalu taburkan secara merata langsung ke atas permukaan minyak yang sudah panas.

cara menggoreng ikan agar tidak meletup
© 2026 TikTok/@trihartatiiii
3. Biarkan Bereaksi: Tunggu sekitar 5–10 detik hingga buih-buih kecil dari tepung mulai tenang.
4. Masukkan Ikan: Letakkan ikan secara perlahan (jangan dilempar). Masukkan ikan dengan posisi menjauhi arah tubuh kamu untuk menghindari kecelakaan.

cara menggoreng ikan agar tidak meletup
© 2026 TikTok/@trihartatiiii
5. Proses Penggorengan: Goreng ikan hingga mencapai tingkat kematangan dan warna keemasan yang diinginkan.
6. Tiriskan: Angkat ikan dan tiriskan di atas tisu dapur untuk mengurangi kelebihan minyak.
Tips Tambahan Agar Hasil Gorengan Sempurna
Agar dapur tetap bersih dan hasil ikan tetap krispi, perhatikan poin-poin berikut:
– Keringkan Ikan: Sebelum masuk ke wajan, tepuk-tepuk permukaan ikan dengan tisu dapur (paper towel) hingga benar-benar kering. Semakin sedikit air, semakin tenang minyaknya.
– Takaran Tepung: Gunakan sedikit saja (sekitar setengah sendok teh). Terlalu banyak tepung akan membuat minyak cepat kotor dan meninggalkan endapan hitam di dasar wajan.
– Hindari Mengisi Wajan Terlalu Penuh: Gorenglah ikan sesuai kapasitas wajan agar suhu minyak tidak turun drastis, yang bisa menyebabkan ikan menjadi berminyak (lembek).
– Suhu Api: Konsisten gunakan api sedang. Api yang terlalu besar membuat minyak menjadi “agresif” dan cepat berasap.
FAQ Menggoreng Ikan
Apakah penggunaan tepung ini akan mengubah rasa ikan?
Sama sekali tidak. Tepung yang ditaburkan hanya berfungsi sebagai penetral minyak dan jumlahnya sangat sedikit. Karena tidak dibalurkan langsung ke ikan, cita rasa asli bumbu ikan kamu tetap terjaga.
Kenapa tepung harus dimasukkan sebelum ikan?
Tujuannya agar tepung memiliki waktu untuk menyerap kelembapan di dalam minyak terlebih dahulu. Dengan begitu, kondisi minyak sudah stabil dan “tenang” saat ikan yang dingin atau basah dimasukkan.
Dapatkah saya menggunakan tepung lain selain terigu?
Bisa, tepung maizena atau tapioka juga memiliki kemampuan menyerap air. Namun, tepung terigu paling direkomendasikan karena partikelnya yang ringan dan sangat cepat bereaksi menstabilkan suhu minyak.
Mengapa minyak saya tetap meletup meski sudah diberi tepung?
Hal ini biasanya terjadi karena dua hal: api terlalu besar sehingga minyak terlalu agresif, atau kondisi ikan masih sangat basah (terutama jika baru keluar dari freezer). Pastikan kamu meniriskan ikan dengan tisu dapur sebelum menggoreng.
Apakah cara ini aman untuk semua jenis ikan?
Sangat aman. Trik ini bisa diaplikasikan untuk semua jenis ikan, baik ikan laut maupun ikan tawar, bahkan efektif juga saat kamu ingin menggoreng bahan lain yang tinggi kadar airnya seperti cumi atau udang.
Agar hasil gorengan lebih cantik, pastikan untuk tidak membolak-balik ikan terlalu sering. Tunggu sampai satu sisi benar-benar kering dan garing baru dibalik agar dagingnya tidak hancur.
Penulis: Anggita Cahya Rosdiana
Bio: Alumni Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang yang memiliki pengalaman dalam penulisan artikel ilmiah yang telah dipublikasikan, serta aktif menulis artikel blog pribadi. Beberapa tulisan mengangkat topik kopi, seperti robusta dan arabika, sebagai bagian dari eksplorasi minat. Saat ini, tertarik mengembangkan penulisan pada topik kuliner dan lifestyle, serta memiliki ketertarikan pada bidang komunikasi digital.
(brl/tin)
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.